Treasure Desa 5 Peta Budaya 110 titik Story Bank 5 UMKM Kabar & Agenda Panel Pengelola
Hamparan ladang jagung Desa Baros dengan latar perbukitan Arjasari

Village Treasure Archive · Kec. Arjasari

Desa Barosmerawat ingatannya sendiri

Mata air, lahan, bunyi, dan tutur — direkam titik demi titik oleh Komunitas Bebenah Lemah Cai bersama warga, sebagai basis pengetahuan yang dapat diperiksa dan diwariskan.

110Titik terekam 5Treasure desa 5Penutur 12Rekaman lapangan 6Produk warga 1KIK disetujui

Yang tidak tercatat, lama-lama hilang.

Participatory Learning & Action

Warga bukan objek pendataan. Sesepuh, petani, dan generasi muda turut menentukan apa yang layak direkam serta bagaimana pengetahuan itu dituturkan kembali.

Village Treasure Mapping

Setiap aset desa dicatat sebagai satu titik: koordinat, dokumentasi lapangan, nama lokal, fungsi, serta tutur yang melekat padanya.

Metode · Participatory Learning & Action

Bagaimana titik-titik ini dikumpulkan.

PLA bukan sekadar mengambil data lalu pulang. Warga ikut menentukan apa yang direkam, memeriksa hasilnya, dan memegang salinannya. Lima langkah berikut dijalankan berulang, bukan sekali jalan.

01Pemetaan bersama

Warga menggambar peta desa dari ingatan sebelum alat ukur dipakai, sehingga yang muncul lebih dulu adalah tempat yang mereka anggap penting.

02Transek

Berjalan menyusuri desa mengikuti garis lintas bersama petani dan sesepuh, mencatat perubahan tutupan lahan sepanjang jalur.

03Wawancara mendalam

Tutur direkam di tempat kejadiannya, bukan di ruang rapat, agar ingatan terpancing oleh lingkungannya sendiri.

04Penandaan koordinat

Setiap titik dicatat koordinatnya, difoto, dan diberi nama lokal — bukan nama administratif — sesuai sebutan warga.

05Pemeriksaan balik

Hasil dikembalikan ke warga untuk dikoreksi. Sebelas titik ternyata berada di luar batas administratif desa, dan temuan itu justru dipertahankan.

Treasure desa · geser kartunya

0titik terekam

Cakupan pemetaan fisik

Titik-titik di atas dikelompokkan menurut wilayah yang sudah benar-benar disusuri di lapangan, bukan menurut batas administratif semata. Sebelas titik justru berada di luar batas desa, dan tetap dipertahankan.

Sawah bertingkat dan permukiman Desa Baros dari udara

Peta budaya digital

Peta BudayaBaros.

Mata AirZonasi Lahan TradisionalToponimi Cerita RakyatTitik Membaca AlamBatas Zonasi Situs & Praktik EBTMakam KaruhunArtefak TradisiPeta Kontur
Buka peta interaktif ↗
Untuk peta cetak

Pindai kode ini dari peta budaya cetak yang terpasang di Ruang Sesama untuk membuka arsip digital ini.

Pratinjau peta tematik

Peta interaktif berisi 110 titik terekam, dimuat langsung di halaman ini. Ketuk untuk mengaktifkan agar tidak membebani pemuatan awal.

Kekayaan Intelektual Komunal

Siapa pemilik pengetahuan yang direkam di sini.

Arsip ini tidak memindahkan kepemilikan. Setiap tutur, motif, praktik, dan nama tempat tetap menjadi milik bersama warga Desa Baros. Pencatatan KIK adalah cara menegaskannya secara hukum, bukan mengambilnya.

Penanggung jawab pencatatan · Kang Bagus

Sudah disetujui

Beras Hajeli Baros

Jali-jali yang dulu menjadi pangan pokok Baros sebelum beras masuk, kini ditanam kembali di Kebun Hajeli. Pengetahuan menanam dan mengolahnya tercatat sebagai kekayaan intelektual komunal warga.

  • Jenis: pengetahuan tradisional dan sumber daya genetik
  • Pemegang hak: masyarakat Desa Baros
  • Berkas dan tangkapan layar tersimpan pada halaman KIK
Sedang disiapkan

Usulan berikutnya

Beberapa pokok sedang dikumpulkan berkasnya sebelum diajukan. Setiap usulan memerlukan bukti praktik yang masih hidup, penutur yang bersedia menjadi rujukan, serta persetujuan musyawarah desa.

  • Angklung buncis dan tata cara hajatnya
  • Toponimi blok dan asal-usul namanya
  • Aturan tak tertulis pengambilan air mata air
  • Anyaman bilik awi dan motifnya

Bank tutur · geser untuk berpindah

Tutur dari yang mengalaminya.

Jalur 1 · dari yang mengalami

Tutur langsung

Rekaman wawancara dengan warga yang mengalami sendiri — sesepuh, petani, kuncen mata air, dan generasi muda. Ditutur di tempat kejadiannya, bukan di ruang rapat, agar ingatan terpancing oleh lingkungannya.

Jalur 2 · naskah terbit

Baros Nyarita

Kumpulan tutur yang disusun menjadi naskah terbit. Yang ditayangkan di sini hanya cuplikan dan pratinjau — naskah utuhnya diterbitkan terpisah, karena hasil penjualannya kembali ke pengelolaan arsip.

Arsip dokumentasi

Rekaman lapangan.

Dokumentasi transek dan wawancara yang menjadi dasar seluruh titik dalam arsip ini.

Collectrip · perjalanan terkurasi

Menyusuri Baros bersama warganya.

Collectrip adalah perjalanan terbatas yang dipandu langsung oleh warga. Bukan wisata alam biasa: rutenya mengikuti titik-titik yang terekam dalam arsip ini, dan penjelasannya datang dari orang yang menghidupinya sehari-hari.

  • 01
    Susur Mata Air

    Menyusuri hulu ke hilir: rumah air, pancuran, dan aturan tak tertulis tentang siapa boleh mengambil kapan.

  • 02
    Jalur Hutan & Zona Garapan

    Membaca batas tutupan, garapan, dan larangan langsung di lapangan bersama petani yang menggarapnya.

  • 03
    Tutur di Makam Karuhun

    Mendengar asal-usul nama tempat dan cara warga dahulu membaca tanda alam untuk menentukan waktu tanam.

  • 04
    Bunyi dan Suguhan

    Ditutup dengan angklung buncis serta panganan yang disiapkan warga dengan bahan dari kebun sendiri.

Tanyakan jadwal Lihat titik di peta
Jalur susur menuju mata air di Desa Baros
Denah rute Collectrip Desa Baros
Titik 1 · Susur Mata Air — titik mulai
Penulisan & kurasi Kang Regi · Kang Ronald
Pendampingan akademik Universitas Katolik Parahyangan
Penyelenggara perjalanan Kolektrip

Produk warga · geser

Hasil tangan warga Baros.

Publikasi & program

Apa yang sudah terbit dari arsip ini.

Arsip bukan tujuan akhir. Isinya dipakai untuk naskah, peta cetak, dan pameran — masing-masing dengan penanggung jawab dan tenggatnya sendiri.

Kabar dan agenda desa

Yang sedang berjalan di Baros.

Agenda 2026

Lahan garapan dan kolam bertingkat Desa Baros

Kolaborasi multipihak

Dikerjakan bersama

Didukung oleh

Diktisaintek BerdampakLPDP — Lembaga Pengelola Dana PendidikanUniversitas Katolik ParahyanganInstitut Teknologi BandungKomunitas Bebenah Lemah CaiPemerintah Desa BarosNusa Daya Sesama

Sistem Peta Tematik dan Village Treasure Mapping dikembangkan sebagai kekayaan intelektual bersama, terbuka bagi lembaga maupun perorangan yang ingin turut mengembangkan.

Ajukan kerja sama Donasi